Walaupun Kaya Protein, Ketua MPR Ogah Disuruh Makan Cacing

28 views

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah berhasil melakukan identifikasi dan menarik 27 merek ikan makarel yang dikemas dalam kaleng terbukti mengandung parasit cacing.

Namun menjadi permasalahan, saat Menteri Kesehatan (Menkes), Nila Djuwita F Moeloek mengatakan, tidak apa-apa mengkonsumsi makarel tersebut, asalkan dimasak lebih dahulu. Apalagi cacing itu mengandung protein.

Menanggapi pernyataan Menkes tersebut, Ketua MPR Zulkifli Hasan ‎mengaku ‘ogah’ makan olahan makarel itu walaupun telah dimasak.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu lebih memilih mengkonsumsi makanan yang lain ketimbang makarel berparasit cacing.

“Ih yang benar saja, protein sih protein. Tapi kan saya enggak makan cacing,” ujar Zulkifli Hasan saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Sabtu (31/3).

Mengomentari temuan BPOM, dia menyarankan agar BPOM bertindak tegas terhadap pemilik merek tersebut. Jangan sampai kejadian seperti ini terjadi lagi di kemudian hari. BPOM harus melindungi konsumen dari bahan-bahan makanan berbahaya.

“Perlindungan konsumen itu harus nomor satu. Masyarakat publik saat belanja harus dapat perlindungan,” katanya.

‎Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes), Nila Djuwita F Moeloek mengatakan, memang produk makanan yang mengandung parasit cacing perlu ditarik oleh BPOM. Namun demikian, kata Nila, tidak masalah jika masyarakat  terlanjur mengkonsumsi ikan makarel olahan tersebut. Asalkan makarel kalengan itu sudah dimasak matang. Dengan demikian parasit cacing akan mati.

“Cacing itu sebenarnya isinya protein. Tapi saya kira kalau sudah dimasak, saya kira steril. Tapi kalau masih hidup takutnya dia berkembang biak,” katanya.

Sementara Humas BPOM, Nely menyampaikan pihaknya telah melakukan perluasan pengujian sampel terhadap sejumlah produk ikan kaleng. Hasilnya ada 27 merek ikan kaleng yang positif mengandung parasit cacing yang dari 16 merek produk impor dan 11 merek produk dalam negeri. (Fajar/JPC)