Wanita Pengedar Sabu Tertangkap Dengan Tiga Pria di Kamar

5 views

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Hampir beberapa kali berurusan dengan pihak kepolisian akibat dugaan kasus narkotika, wanita berinisial ID seakan tidak ada kapoknya. Jika sebelumnya ID tidak dapat dijebloskan ke penjara saat dilakukan penggerebekan, kali ini hasil penggerebekan petugas mendapati barang bukti yang bisa menjerat ID untuk mendekam di dalam Lembaga Permasyarakatan (Lapas).

ID diamankan Resmob Detasemen C Pelopor Polda Kaltim Rabu (4/4) sekira pukul 01.45 Wita, di kediamannya yang berada Jalan Cendana, RT 14, Kelurahan Lingkas Ujung. “Jadi beberapa kali pelaku diamankan namun dilepaskan lantaran tidak ada barang bukti. Namun setelah dilepas, kita masih saja menerima laporan dari masyarakat kalau di rumahnya sering dijadikan transaksi narkotika,” kata Kepala Detasemen C Pelopor Satbrimobda Polda Kaltim AKBP Henzly Moningkey, melalui Kanit Resmob Aipda Supriyanto.

Setelah beberapa kali menerima laporan dari masyarakat, akhirnya anggota Intelmob langsung melakukan penyelidikan terhadap rumah ID. Hasil dari penyelidikan anggota Intelmob, hampir tiap malam rumah ID selalu mencurigakan, lantaran banyaknya orang yang tak dikenal sering mendatangi rumah tersebut.

“Jadi malam itu anggota kita langsung masuk dalam rumah pelaku, kemudian ada seorang pria ingin menutup pintu dan kita langsung masuk kemudian menyuruh dia untuk diam,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Supriyanto, usai masuk ke dalam rumah, anggota Intelmob bergegas naik kamar di lantai dua, dimana ID berada. Setelah sampai di atas, ternyata ID bersama 3 pria yang berinisial HM, HR, dan AA. Diketahui saat itu ID dan ketiga pria tersebut sedang bermain kartu remi.

“Saat mereka melihat anggota Intelmon, si ID kemudian meletakkan sesuatu di dalam asbak rokok yang diduga adalah sabu-sabu. Jadi mereka ini diduga bermain kartu remi sambil pesta sabu-sabu,” terangnya.

Tidak hanya mengamankan barang bukti berupa 5 plastik bening sabu-sabu, namun diamankan juga 3 alat isap sabu-sabu, 1 pipet  kaca, 2 unit HP, 2 set kartu remi, dan uang tunai Rp 466 ribu yang diduga digunakan untuk berjudi kartu remi.

“Setelah mendapatkan barang bukti, ID langsung kita bawa ke Mako Brimob untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Jadi hanya ID yang kita amankan lantaran memiliki bukti yang cukup, sementara yang ketiganya tidak cukup bukti untuk menahannya,” tutup Supriyanto.(zar)