Wow, Begini Penampakan Mobil Terbang Blackfly

4 views

FAJAR.CO.ID – Mobil terbang yang tidak membutuhkan lisensi pilot untuk beroperasi telah diresmikan di California. Dilansir BBC pada Kamis, (12/7), mobil terbang BlackFly dapat melakukan perjalanan hingga 40 km dengan kecepatan 62 meter per jam.

Pembuatnya mengatakan, biayanya sama dengan membuat mobil sport tetapi model awal akan lebih mahal. Pencipta BlackFly adalah perusahaan yang berbasis di Palo Alto, Opener. Mobil telah diuji di Kanada, di mana otoritas penerbangan negara telah mengizinkan penggunaannya.

Kitty Hawk, start up AS lainnya, yang didukung oleh pendiri Google, Larry Page, juga menguji mobil terbang pribadi di Las Vegas. Beberapa mobil terbang pesaing lainnya sedang dikembangkan di seluruh dunia.

Seperti Kitty Hawk, BlackFly mungkin bisa lebih akurat digambarkan sebagai drone yang membawa manusia. Itu tidak dirancang untuk dikemudikan di jalan, namun di udara.

Kendaraan itu membawa satu orang di kokpit kecil, yang ditenagai oleh delapan sistem propulsi yang tersebar di dua sayap. Menurut Opener, mobil terbang ini bekerja paling baik. Khususnya ketika lepas landas dan mendarat di permukaan berumput.

Direktur US Experimental Aircraft Association, Darren Pleasance mengatakan, melihat BlackFly terbang tak hanya membuatnya terpesona. “Saya belum pernah melihat yang seperti ini.”

Kendaraan ini tidak akan memerlukan lisensi pilot, Opener mengatakan, sebagai pengemudi nantinya harus mengikuti program pelatihan untuk menyesuaikan dengan kendaraan ini. “Meskipun tidak diwajibkan oleh peraturan Federal Aviation Administration, operator BlackFly akan diminta sukses menyelesaikan ujian tertulis FAA Private Pilot dan juga melengkapi pengenalan kendaraan dan pelatihan operator yang diamanatkan oleh perusahaan.”

Chief Executive Opener, Marcus Leng mengatakan, kontrol saat mengendarai mobil terbang ini menawarkan kepuasan instan. “Anda memiliki komando total ruang tiga dimensi,” katanya.

Menurut Leng, BlackFly juga bisa terbang secara mandiri. Opener bergabung dengan daftar panjang perusahaan yang mengejar impian fiksi ilmiah utama mobil terbang, dan berkat peningkatan cepat dalam kemampuan drone, masa depan itu tampak lebih dekat dari sebelumnya. (ina/JPC)