Wow, Sabu 7 Kg di Parepare Dicampur Semen dan Pasir

3 views
FAJAR.CO.ID, PAREPARE — Pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolres Parepare, Rabu (07/11/2018). Bila biasanya barang bukti narkoba dibakar, Polres Parepare memusnahkan narkotika jenis sabu-sabu seberat 7 kilogram (kg) dengan cara dilarutkan ke dalam air, dicampur dengan semen dan pasir, lalu ditanam di tanah.
Kapolres Parepare, AKPB Pria Budi mengatakan, sampai narkoba masih ada di lingkungan masyarakat. Selama menjabat, sudah hampir 100 kg dan ratusan tersangka, yang berhasil diamankan. Bahkan, katanya, para tersangka sudah dijatuhkan hukuman paling berat, bisa peredaran narkoba tetap masih ada.
“Tanpa dukungan dan kerjasama semua elemen, tentu Polres tidak bisa mengungkap ini. Di samping itu, kami juga meminta pihak LPKA Kelas II Parepare untuk melakukan pembinaan lebih baik kepada para napi khususnya tahanan narkoba, supaya setelah lepas betul-betul tidak mengulangi perbuatannya,” ungkapnya.
Pria menjelaskan, meski dari beberapa tersangka hanya sebagian kecil saja dari Parepare, namun hal itu tidak bisa dibiarkan. Karena, katanya,narkoba dapat menyerang siapa saja dan apapun latar belakang profesinya.
Sementara Dirnarkoba Polda Sulsel, Kombes Hermawan menyebutkan, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Universitas Indonesia bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), pada tahun 2017 Sulsel berada pada peringkat 11 untuk peredaran narkoba, dan pada tahun 2017 justru meningkat menjadi peringkat 7.
“Ini perlu menjadi perhatian semua. Narkoba akan membunuh secara diam-diam, karena merusak organ tubuh manusia atau istilahnya silent killer,” tandasnya.
“Barang tersebut juga tidak dibuat di Indonesia melainkan di Malaysia, khususnya Tawau,” bebernya.
Hadir Dirnarkoba Polda Sulsel, Kombes Hermawan, Kadiv Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, Kasat Narkoba Polres Parepare, AKP Zaki Sungkar, Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir, serta sejumlah pejabat penegak hukum.(fik)