Zulfikar, Pedang Nabi Muhammad yang Diwariskan Kepada Ali, Kekuatannya Sebanding 1000 Prajurit

Opini Bangsa – Pedang Nabi Muhammad yang diberi nama Zulfikar menjadi satu diantara senjata terkuat di muka bumi yang pernah diciptakan.
Zulfiqar atau Dhu al-Fiqar merupakan pedang yang sangat terkenal dalam sejarah Islam.
Pedang tersebut digunakan oleh Ali Bin Abi Thalib sahabat yang juga keponakan dari Nabi Muhammad.
Dalam sejarah diceritakan Nabi Muhammad SAW memiliki 9 pedang.
8 pedang Nabi disimpan di museum Topkapi di Turki dan ada pula di museum Kairo, Mesir.
Dari 8 pedang tersebut Zulfiqar tidak bisa ditemukan.
Awalnya pedang bermata dua ini dimiliki oleh Nabi Muhammad, namun kemudian diserahkan kepada Ali Bin Abi Thalib.
Dalam bahasa Arab, Zulfiqar memiliki arti “pisau dari tulang belakang“.
Di zaman Nabi, pedang Zulfiqar merupakan satu-satunya pedang yang memiliki dua sisi yang sangat tajam.
Selama berlangsungnya perang Khandaq, pasukan muslim hanya berjumlah 3.000 orang melawan pasukan Abu Sufyan memiliki kekuatan 10.000.
Saat itulah Rasulullah berdoa dan meminta perlindungan kepada Allah.
Allah lalu mengutus malaikat Jibril untuk bertemu Rasulullah dan kemudian memberinya pedang Zulfiqar.
Pedang tersebut lalu diamanahkan kepada Ali untuk dipakai dalam perang.
“Tidak ada pahlawan seperti Syaidina Ali dan tidak ada pedang kecuali Zulfiqar.”
Pedang ini diwariskan Nabi Muhammad kepada Ali bin Abi Thalib.
Sayiddina Ali menggunakan pedang tersebut di dalam banyak pertempuran melawan musuh-musuh kaum muslimin waktu itu.
Menurut cerita pedang tersebut kekuatannya sebanding dengan seribu prajurit.
Pedang bermata dua tersebut pernah digunakan Ali untuk melawan Amr ibn Abdawud yang menghabisi pria tersebut sekali tebas.
Keberadaan pedang ini sekarang ini misterius, konon disimpan untuk kedatangan Imam akhir zaman Muhammad al-Mahdi.
Selain Zulfikar ternyata ada 9 pedang yang menurut legenda merupakan senjata paling misterius yang pernah dibuat.
Dikutip Tribunjambi.com dari berbagai sumber berikut 8 pedang misterius paling melegenda.
Pedang Excalibur
Excalibur atau juga dikenal dengan Pedang di batu ini menurut legenda siapapun yang berhasil menarik pedang ini dari batunya dapat menguasai Inggris.
Tidak ada yang berhasil menariknya kecuali Raja Arthur.
Meski begitu sebagian ahli sejarah berpendapat ada bukti menunjukkan pedang ini ternyata nyata.
Dalam sebuah gereja di Monte Siepi, Itali, ada sebuah pedang kuno yang tertancap ke batu dan dikatakan merupakan awal mula dari legenda ini.
Pedang di Itali tersebut dikatakan merupakan kepemilikan Pendeta Galgano di abad ke-12.
The Glory of Ten Powers
Pedang ini konon dibuat oleh sepasang suami istri penyihir dari Tibet.
Cinta pasangan ini membuat pedang ini dimasuki roh agung dan mendapatkan kekuatan untuk melindungi pemiliknya melawan kekuatan apapun khususnya magis.
Pedang Wallace
Anda pernah menonton film Bravehart?
Diceritakan seorang pahlawan nasional Skotlandia William Wallace menggunakan pedang itu saat berperang melawan Inggris yang menjajah Skotlandia waktu itu.
Pedang ini dapat dilihat secara nyata pada museum nasional Wallace Monument, walaupun sudah mengalami perubahan dari bentuk aslinya.
Konon pedang ini disebut misterius karena sarungnya.
Menurut cerita sarung pedang dibuat dari daging seorang bendahara Scotlandia sampai kulitnya, bahkan Raja James IV mengubah pedang ini karena dikatakan pedang kualitas tinggi ini tidak cocok dengan aksesoris yang mengitarinya.
Pedang Tujuh Cabang (Seven Branched Sword)
Pedang misterius ini ditemukan di Kuil Isonokami, Jepang. Pedang ini memiliki 6 cabang di sisi dan ujungnya sebagai cabang ketujuh.
Pedang ini masih dapat dilihat di Kuil Isonokami, Prefektur Nara, Jepang.
Dari tulisan yang ada di pedang konon dibuat dari baja yang dikeraskan 100 kali.
Pedang Muramasa
Diriwayatkan begitu pedang ini dikeluarkan dari sarungnya maka setidaknya ia harus mencicipi darah dan jika tidak maka akan membuat pemiliknya menjadi gila dan berubah menjadi pembunuh yang akhirnya bunuh diri.
The Sword of Goujian
Sebuah pedang luar biasa ditemukan di Cina pada tahun 1965. Walaupun sudah berumur lebih dari 2.000 (dua ribu) tahun, tidak ada tanda karat sedikitpun pada pedang ini.
Pedang ini masih sangat berkualitas tinggi dengan satu sentuhan seorang peneliti jarinya langsung terluka.
Honjo Masamune
Pedang Masamune disebut juga pedang kebaikan.
Menurut cerita pedang ini menolak memotong apapun.
Ikan akan berenang mengitari pedang, daun akan bergeser melewati pedang dan udara akan mengitari pedang tersebut. [opini-bangsa.com / tribunnews]